04
Mar
09

Berat piston vs panjang barrel


English translation

Secara logika, memang berat piston akan mempengaruhi beban per, terutama dalam hal rate of fire (ROF). Semakin ringan piston, semakin mudah piston berakselerasi, berhenti dan berakselerasi kembali karena massa inersia yang lebih rendah. Namun adakah hubungan berat piston dengan muzzle velocity/fps? Mengambil data penelitian dari gungineer.cande.biz, didapat hasil sebagai berikut:

Terlihat bahwa untuk AEG barel pendek seperti MP5 PDW, semakin ringan piston akan menaikkan fps. Dengan jarak kompresi/displacement dari piston yang lebih pendek, untuk menghasilkan fps yang diperlukan maka piston harus berakselerasi lebih cepat saat bergerak dari titik mati bawahnya (ketika piston ditarik oleh per). Namun untuk AEG dengan inner barrel panjang, justru kebalikannya, semakin ringan piston maka fps semakin turun. Satu penjelasan yang mungkin adalah pada AEG dengan inner barrel yang lebih panjang, maka piston harus mendorong udara lebih banyak untuk menghindari effect barrel suck. Langkah kompresi yang lebih panjang memberi lebih banyak waktu bagi piston untuk berakselerasi. Dan penurunan fps mungkin karena ketika piston mendekati akhir langkah kompresinya, akselerasi sudah menurun dan dengan massa yang lebih kecil, maka fps pun akan menurun.

Berdasar rumus gaya dorong piston:
F=m.a
m:massa piston
a: akselerasi

maka F akan mengecil. Dengan gaya dorong yang mengecil, tekanan/kompresi udara yang mendorong BB pun akan mengecil:
P=F/A
P:tekanan udara yg dihasilkan
F:gaya dorong piston
A:luas penampang cylinder

Namun perlu juga diingat bila hendak menambah fps dengan menaikkan massa piston, bahwa gaya dorong F akan semakin besar menghantam cylinder head dan gaya ini akan diteruskan ke gearbox. Sehingga kemungkinan merusak gearbox pun lebih besar. Cara yang lebih aman menaikkan fps tentu dengan memperbaiki kompresi, mengganti dengan tight inner barrel, meningkatkan arus kelistrikan ataupun mengganti per dengan rating yang lebih tinggi.

Hasil penelitian di atas mungkin saja tidak valid karena data yang terlalu sedikit, namun paling tidak bisa memberi gambaran bagi peminat serius airsoft cara kerja dan fenomena pada AEG nya.

Semoga berguna.


1 Response to “Berat piston vs panjang barrel”


  1. Desember 2, 2010 pukul 12:43 pm

    Wah, keren nih ulasannya bro, apalagi buat saya yang masih belajar ilmu tuning AEG, keep posting bro….. :thumbup:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

Maret 2009
S S R K J S M
« Jan   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Visitors

wordpress statistics
free counters

%d blogger menyukai ini: